logo


7 Cara Cerdas Nikah Pakai Duit Tabunganmu Sendiri

09 Desember 2018 - 13:15:05 WIB - Penulis : Redaksi

ILUSTRASI.(Istimewa)


Budget merupakan salah satu hal yang membuat kebanyakan pasangan mengurungkan niat atau setidaknya menunda untuk menikah. Menikah digadang-gadang baru bisa dilakukan jika dana sudah ‘ready’. Padahal untuk menyiapkan dana ready itu butuh berapa lama ya kira-kira? Apalagi kamu bertekad nggak mau merepotkan orang tua yang notabene udah mengeluarkan banyak biaya buat kuliah dan lain-lain. Masa masih mau diporotin buat biaya nikahan yang mahalnya selangit itu?

Tapi di sisi lain, kamu udah menargetkan akan menikah di usia tertentu. Calon pun udah ada dan cocok, istilahnya tinggal tunggu waktu aja. Hmm kalau udah gini kamu bisa kok nekat menikah pakai duit tabunganmu sendiri. Yah paling enggak dalam dua atau tiga tahun ke depan kamu udah bisa bilang “will you marry me?” ke seseorang yang kamu idam-idamkan tanpa merepotkan orang tua.


1. Hitung dan perkirakan budget yang kamu butuhkan untuk menikah dua sampai lima tahun mendatang.
Menabung itu butuh waktu dan proses. Kamu nggak bisa cuma nabung sebulan dan berharap duit tabungan udah menggunung dan siap dipakai buat menikah. So, kamu juga harus bersabar untuk mengumpulkan sedikit demi sedikit rupiah untuk biaya pernikahanmu nanti. Kalau kamu berniat untuk menikah 2 tahun lagi, kamu harus memperhitungkan anggaran dana untuk menikah dua tahun ke depan, begitu juga kalau target nikahmu masih lima tahun lagi. Dengan adanya target, kamu akan lebih semangat buat nabung dan bisa memperkirakan berapa dana yang harus kamu sisihkan supaya masih bisa save money buat menikah. Jangan lupa pikirkan masalah inflasi dan tetek bengeknya ya.

2. Kurangi kebiasaan jajan diluar, kalau perlu bawa bekal dari rumah supaya pos pengeluaran bisa diminimalisir.
Kalau kamu udah punya target harus punya uang tertentu di waktu tertentu, kamu harus konsekuen dan siap dengan segala resiko dari targetmu ini. Salah satunya adalah dengan melakukan penghematan besar-besaran terhadap pos pengeluaran. Lupakan hura-hura atau jajan diluar untuk sementara waktu, paling nggak sampai kamu udah merasa cukup menabung dengan target tertentu. Kadang sih godaan suka muncul dari temen deket yang ngajakin nongkrong, tapi demi calon pasangan di masa depan apa sih yang nggak dikorbanin? Supaya lebih hemat, bawa bekal aja dari rumah buat makan siang di kantor atau di kampus, lumayan banget tuh menghemat anggaran lebih dari 50%.


3. Ajak pasangan buat menabung bersama, ini bakalan menambah semangat dan motivasimu untuk menikah lho.
Udah mantep banget sama si dia, dan dia pun menunjukkan lampu hijau atas rencana peminanganmu beberapa tahun lagi. Wah kalau udah kayak gini, kenapa nggak ngajak dia buat nabung bareng aja? Selain uang yang terkumpul semakin banyak, kalian pun bakalan termotivasi untuk terus mengumpulkan uang demi tujuan bersama. Tapi ingat, jangan pernah maksa ya, kamu harus memastikan kalau dia beneran niat buat nabung dan punya tujuan yang sama denganmu. Jangan sampai cuma berat sebelah yang ujung-ujungnya bikin makan ati.


4. Menabung emas bisa jadi alternatif buat mempercepat proses pengumpulan budget.
Udah sering denger kan kalau emas itu nilainya nggak bakalan turun dan nggak terpengaruh sama inflasi? Yap, nilai emas yang cenderung stabil bahkan naik emang menguntungkan banget buat kamu yang menabung jangka panjang. Dalam tiga sampai lima tahun ke depan, emas yang kamu kumpulkan bisa dijual lagi dengan harga yang lumayan. Meski belum pasti nilainya, tapi paling nggak kamu nggak akan rugi berinvestasi dengan emas karena emang fungsinya untuk investasi jangka panjang. Lumayan lah nanti kalau dijual bisa buat sewa gedung atau bayar katering yang tiap tahun makin naik itu.

5. Ikut asuransi kesehatan nggak ada salahnya kok.
Asuransi kesehatan buat biaya nikah? Kok nggak nyambung? Tenang guys, ternyata asuransi sedikit banyak bisa dimanfaatkan buat dapetin dana yang lumayan di kemudian hari lho. Selain kesehatanmu terjamin selama waktu tertentu, kamu juga bisa berinvestasi dengan asuransi tersebut. Misalnya gini, kamu bayar asuransi per bulan 500 ribu, biasanya dalam jangka waktu 5 tahun uang tersebut bisa diambil lagi dan nilainya udah beda tentunya. Coba bayangin 500 ribu dikalikan 60 bulan? Lumayan kan buat nambah-nambah biaya nikahan?

6. Pilih agenda kencan yang asyik tapi hemat.
Daripada duitnya dihabisin buat jalan-jalan keluar tiap malem Minggu, kenapa nggak dihemat aja buat tabungan pernikahan? Yakinkan si dia kalau maksud dari penghematan anggaran kencan adalah dengan maksud jangka panjang, supaya dia nggak berpikiran kamu pelit bin medit. Kalau si dia punya pemikiran yang sama kayak kamu, dia pasti mendukung kok. Masih banyak agenda kencan yang bisa dilakukan tanpa menguras kantong, contohnya nonton DVD di rumah, jalan-jalan ke taman, atau ngobrol di halaman belakang rumah.


7. Mencicil sedikit demi sedikit barang dan keperluan untuk menikah nanti.
Selain menabung dan menyisihkan gaji buat biaya nikah, sebaiknya kamu juga mulai mencicil sedikit demi sedikit barang dan keperluan untuk hari H nanti. Nggak ada salahnya kok nyicil beli cincin dulu meskipun dipakainya masih dua tahun lagi. Membeli keperluan sekaligus akan jauh lebih memberatkan ketimbang nyicil dikit-dikit. Tapi kalau udah nyicil beli ini itu tapi nggak jadi nikah sama dia gimana? Hmm kalau urusan itu sih serahkan pada Yang Diatas aja ya. Hehehe.

Itu dia beberapa tips menabung dengan cerdas supaya kamu bisa menyiapkan pernikahanmu kelak pakai uang tabunganmu sendiri. Nggak sulit kan?

Tag:

Komentar

×
×