logo


Kriteria Calon Guru Masa Depan

10 Juni 2017 - 15:40:18 WIB - Penulis : Redaksi

ILUSTRASI. (istimewa)


Ibnu Al Amin

Berbicara mengenai pendidikan, rasanya sudah tidak menjadi hal yang asing di Indonesia. Setiap tahun selalu diperingati perayaannya, yakni pada tanggal 2 Mei tepatnya atau lebih sering dikenal dengan sebutan Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional). Pendidikan berdasarkan jalurnya terbagi menadi tiga yaitu, pendidikan formal, pendidikan non-formal dan pendidikan informal. Ketiga hal tersebut tertuang di dalam UU No. 20 tahun 2003 pasal 13 ayat 1.

Berdasarkan undang-undang tersebut maka pendidikan formal adalah jalur pendidikan yan terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan  anak usia dini, pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi. Selanjutnya, ciri dari pendidikan formal yakni: adanya tempat belajar, tenaga pengajar (guru) yangg tersertifikasi, proses pendidikan memakan waktu lama dan adanya ujian formal, serta kurikulumnya jelas.

Sedangkan pendidikan non-formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dapat dilaksanakan secara struktur dan berjenjang. Ciri pendidikan non-formal yaitu: bersifat praktis dan khusus, pendidikannya berlangsung singkat. Terakhir, jalur informal adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkunan yang berbentuk kegiatan belajar secara mandiri. Cri khusus pendidikan informal, yakni: tidak ada ujian, tidak berenang, tidak ada program yang direncanakan secara formal.

Semua jalur pendidikan di atas tentulah memiliki sosok seorang panutan atau contoh yang memberikan teladan yaitu guru. Guru menjadi tonggak kebangkitan dari suatu bangsa dikarenakan melalui tangannya akan mampu melahirkan orang-orang muda hebat dan bermutu. Namun, tentulah untuk mencapai itu semua bagi calon pendidik (guru) harus dipersiapkan dengan baik. Lantas, kriteria calon guru masa depan seperti apakah yang diinginkan oleh pendidikan Indonesia?

Menjadi hal penting dan mutlak untuk mempersiapkan calon guru masa depan bagi pendidikan Indonesia, karena pendidikan di Indonesia terus mengalami transformasi dari waktu ke waktu seiring dengan perkembangan zaman. Apalagi saat ini adalah era perkembangan IPTEK dan globalisasi. Segala sesuatunya akan sangat mudah untuk di akses. Mulai dari media sosial seperti Facebook, Twitter, Instagram dan lain sebagainya.

Ada beberapa kriteria calon guru masa depan untuk pendidikan Indonesia yaitu: pertama, Guru masa depan harus mampu menguasai teknologi. Artinya, kriteria guru calon guru masa depan harus mampu menguasai teknologi terbaruklan. Sehinggga guru tidak akan kalah kemampuannya denggan siswa. Apalagi dengan perkembanggan IPTEK saat ini. Menjadi hal wajib tentunya  seorang guru dapat menguasai teknologi.

Kedua, calon guru masa depan harus memiliki kemampuan soft-skillSoft skill seorang calon guru harus diperkuat dengan baik. Beberapa contoh soft-skil yang harus diperkuat seperti, jiwa kepemimpinan, hidup mandiri mengelolah dan mengatur organisasi dan lain sebagainya. Sehingga, kompetensi diri dari calon guru tersebut meningkat dan berkualitas baik.

Ketiga, calon guru masa depan bukan hanya mempersiapkan kemampuan akademik saja yangg ditingkatkan, melainkan harus mampu meningkatkan bahan dan minat yangg ada pada dirinya. Misalnya seperti menjadi penyiar radio, pembawa acara televisi, penulis dan lain sebagainya. Karena kita pahami guru adalah contoh teladan untuk anak-anak didiknya. Maka, minat dan bakat tersebut tentu akan menambah nilai tersendiri di mata peserta didiknya. Dan bahkan guru tersebut bisa menjadi idola untuk peserta didik itu sendiri.

Terakhir, calon guru masa depan harus mampu menjadi guru yang profesional dan terampil. Guru yang profesional damn terampil tersebut dapat tercermin dari sikap dan perbuatannya dalam membina dan membimbing  peserta didik. Selanjutnya, peran guru tidak hanya sebatas memberikan informasi ilmu pengetahuan  melainkan mampu membentuk sikap dan jiwa yang mampu bertahan  dalam era hiperkompetisi. Guru harus mampu menaati  rambu-rambu yang ditentukan melalui penerapan sikap disiplin dalam menjalankan tugasnya. Dengan demikian, apabila hal di atas terlaksana dengan baik maka akan terbentuklah calon guru masa depan yang profesional dan terampil.

Dari beberapa kriteria di atas, apabila mampu terlaksana dengan baik bagi seluruh calon guru nantinya, maka akan menghasilkan kriteria guru masa depan yang menjadi idola bagi peserta didiknya.

*Ibnu Al Amin seorang mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesa. Pria kelahiran 12 Nopember 1995 ini, memiliki motto hidup, “Ambillah kesempatan sebaik mungkin dalam hidup untuk berprestasi”.

Komentar

×
×