logo


Mahasiswa Baru, Yuk Kenali Perbedaan antara Agroteknologi dan Agribisnis

27 Agustus 2017 - 13:55:26 WIB - Penulis : Redaksi

ILUSTRASI. (istimewa)


Indah Diah Pebrila

Kata pertanian memang sudah tidak asing lagi untuk didengar oleh setiap orang. Hal ini dikarenakan sektor pertanian adalah salah satu sektor pendapatan terbesar bagi Negara Indonesia. Pertanian dalam arti luas adalah mata rantai proses pemanfaatan atau pemanenan energi surya melalui kegiatan fotosintesis baik secara langsung atau tidak langsung untuk memenuhi kebutuhan manusia secara berkelanjutan.

Di Universitas Jambi, Fakultas Pertanian sudah cukup lama berdiri dengan program studi Agribisnis dan Agroekoteknologi yang bergelar sarjana. Secara tradisional Biere (1988) dalam Daryanto dan Daryanto (1998) mengatakan Agribisnis diartikan sebagai aktifitas-aktifitas di luar pintu gerbang usaha tani (beyond the farm gate, off-farm) yang meliputi kegiatan industri dan perdagangan sarana produksi usaha tani, kegiatan industri yang mengolah produk pertanian primer menjadi produk olahan beserta perdagangannya, dan kegiatan yang menyediakan jasa yang dibutuhkan seperti misalnya perbankan, angkutan, asuransi atau penyimpanan. Sedangkan Agroteknologi adalah ilmu bercocok tanam.

Agribisnis dan Agroteknologi memiliki perbedaan, di antaranya:

            Agroteknologi

  • Agroteknologi lebih dominan mempelajari proses-proses pertumbuhan tanaman
  • Agroteknologi mempelajari bagaimana pemilihan lahan yang cocok dan bagus untuk setiap tanaman yang akan ditanam
  • Agroteknologi mempelajari ilmu tanah, agronomi, hama dan penyakit tanaman

 

           Agribisnis

 

  • Agribisnis juga mempelajari proses tumbuh tanaman namun tidak mempelajari terlalu dalam mengenai hal itu
  • Agribisnis tetap mempelajari dasar-dasar ilmu dalam pertanian seperti ilmu tanah, perlindungan tanaman, iklim dan sebagainya hanya saja mempelajarinya sebatas dasar dan tidak untuk dilanjutkan
  • Agribisnis lebih utama dalam hal mempelajari bisnis dalam pertanian, perhitungan, pemasaran serta penyuluhan.

Melihat perbedaan antara Agribisnis dan Agroteknologi, tentunya kita tidak akan keliru lagi dalam dunia pertanian. Karena Agroteknologi lebih spesifik mempelajari bagaimana tanaman itu tumbuh hingga tanaman itu berbuah dan Agribisnis lebih spesifik mempelajari bisnis dalam bidang pertanian agar hasil yang diperoleh dari pertanian dapat dipasarkan dengan baik dan dengan harga yang  sesuai dengan kualitasnya.

Keunikannya walaupun kita telah mengetahui apa saja perbedaan di antara kedua program studi ini, namun tetap saja masyarakat akan bertanya mengenai apa saja hama dan penyakit yang menyerang tanaman, bagaimana cara pengendaliannya dan sebagainya kepada mahasiswa.

Sebagai mahasiswa Program Studi Agribisnis yang tidak mempelajari secara mendalam juga harus bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan petani. Karena para petani hanya tau bahwa mahasiswa tersebut adalah mahasiswa Fakultas Pertanian. Dan tidak peduli dengan perbedaan di antara kedua program studi tersebut. Nikmatilah para pejuang Agribisnis!

*Penulis merupakan mahasiswi semester 3 Fakultas Pertanian Universitas Jambi.

Komentar

×
×