logo


Sebuah Sajak: Sarung dan Kopi

13 Januari 2019 - 09:38:01 WIB - Penulis : Redaksi

ILUSTRASI.(Istimewa)


Ani Suryani

 

Suatu malam dekat kaca jendela kulihat

kibaran

kusam, apek, penuh debu dan kudengar

nyai sedang mengunyah sirih.

 

Di bawah naungan sarung, datang pula

segelas kopi

dengan gula yang terpisah dari

derita. kuseduh kopiku

 

Dibawah sarung datuk, kopi sudah tumpah

dalam mimpi-mimpi nyai: mimpiku, kita.

 

Desah ekonomi mengobrol dalam kepalaku, melalui robekan

sarung. makin malam, makin robek.

 

Mari bertemu, dalam segelas kopi.     

(2017)

 

*Penulis mengaku sebagai Perempuan biasa yang tangannya bau bawang, pegangannya pisau dapur, calon mantu Ibumu. Sekian

Tag:

Komentar

×
×