logo


Terjebak Romansa Cinta Ala ABG Tahun 90-an

18 Februari 2018 - 15:35:10 WIB - Penulis : Redaksi

Dilan dan Milea. (Istimewa)


Duh Dilan, Pesonamu Itu Loh!

Mayelda Futri

Dilan,kamu di mana,aku rindu...

Jangan rindu,berat,kamu nggak akan kuat. Biar aku saja..

Yaahh... begitulah bunyinya salah satu kutipan naskah film yang sedang hangat-hangatnya di bicarakan di negara kita tercinta ini. Film yang diangkat dari sebuah novel karya Pidi Baiq ini,berhasil memukau para penontonnya.

Tidak hanya kalangan remaja-remaja alay, tapi sukses melelehkan hati para wanita-wanita dewasa hingga Ibu-ibu yang udah punya 2 anak. Hihihi......

Film yang menceritakan kisah cinta antara sepasang anak ABG tahun 90-an atau yang sekarang kita sebut kids jaman old ini, bercerita tentang kisah cinta romantis anak SMA yang namanya Dilan dan Milea. Kisah Cinta yang penuh dengan bumbu-bumbu gombal di dalamnya.

Sosok laki-laki romantis  yang bernama Dilan sukses menggetarkan hati semua wanita lewat tutur katanya kepada wanita yang bernama Milea di film yang telah tayang sejak 25 Januari 2018 kemarin.

Chemistry yang diciptakan oleh sosok Dilan di mana diperankan oleh artis muda dan tampan Iqbal Dhiafakhri dan Milea yang diperankan oleh Vanesha Prescilla sangatlah kuat. Siapapun yang menonton film tersebut seakan-akan terbawa dalam suasana keromantisan cinta mereka.

Kesan anak SMA yang sedang kasmaran sangat tervisualisasikan dengan baik oleh mereka berdua.  Maka tidaklah heran film ini telah ditonton oleh 921.000 lebih penonton pada hari ke tiga.

Tapi, bukan tentang kesuksesan filmnya yang akan saya muat di sini, tapi  efek samping dari film ini bagi masyarakat Indonesia sangatlah kuat. Seperti yang kita ketahui negara kita tercinta ini mudah sekali mempopulerkan  sesuatu baik itu perkataan, style bahkan meniru sesuatu yang kadang termasuk dalam kategori aneh.

Dengan adanya film Dilan, hampir semua masyarakat yang sudah menonton film secara tidak langsung telah terbawa dalam romansa cinta ABG 90-an ini. Ada yang baru pulang dari nonton Dilan langsung bikin status-status yang captionnya sama persis dengan apa yang dikatakan Dilan dalam film tersebut.

Secara tidak diduga seseorang yang melihat status atau caption tersebut mulai tertarik untuk memposting caption tersebut di sosmednya. Sehingga dari status ke status dan jadilah viral yang dikatakan dengan “KORBAN DILAN”.

Tidak hanya berhubungan dengan status di sosmed saja, romansa cinta ABG 90-an ini, sangat kuat efeknya masuk ke dalam pikiran setiap orang terutama yang telah menonton filmnya atau hanya sekadar membaca novelnya.

Bagi yang nonton bersama sang pacar, mungkin film ini bisa berefek positif bagi hubungan mereka, jadi tambah romantis misalnya. Hihiii..

Bagi para pejuang LDR, setelah menonton film Dilan, dia langsung menghubungi pacarnya untuk mengungkapkan rindu, atau langsung mengeluarkan jurus maut dari gombalan ala Dilan pada pasangannya. Dan dari kalangan Ibu-ibu mungkin mereka akan terjebak dalam memori indah masa-masa SMA mereka dulu.

Laluuu... bagaimana dengan yang masih jomblo..... apakah yang terjadi? Hanya dia dan Tuhanlah yang tahu.

Satu lagi, selain berdampak pada hati dan perasaan setiap orang. Film Dilan juga sukses membuat permintaan akan jaket jeans di Indonesia naik drastis. Akibat dari banyaknya laki-laki yang ingin menjadi sosok Dilan agar bisa disukai banyak wanita atau sekadar ingin menjadi Dilan bagi wanitanya. 

Hhhh..... tapi apapun itu, sudah menjadi kebiasaan masyarakat di Indonesia  meniru sesuatu yang sedang viral  atau hanya sekadar ikut-ikutan hal yang sedang trend di sekitarnya.

*Mayelda Futri. Saat ini aktif sebagai  mahasiswi semester 4 di Program Studi Ilmu Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi.

Komentar

×
×